Bagaimana Sikap Kita Terhadap Allah, Rasul dan Pemimpin?

Kongsikan kepada yang lain
Share

يَٰٓأَيُّهَاٱلَّذِينَءَامَنُوٓا۟أَطِيعُوا۟ٱللَّهَوَأَطِيعُوا۟ٱلرَّسُولَوَأُو۟لِىٱلْأَمْرِمِنكُمْۖفَإِنتَنَٰزَعْتُمْفِىشَىْءٍفَرُدُّوهُإِلَىٱللَّهِوَٱلرَّسُولِإِنكُنتُمْتُؤْمِنُونَبِٱللَّهِوَٱلْيَوْمِٱلْءَاخِرِۚذَٰلِكَخَيْرٌوَأَحْسَنُتَأْوِيلًا  ﴿٥٩﴾النساء

59. Wahai orang-orang yang beriman, taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kamu kepada Rasulullah dan kepada “Ulil-Amri” (Pemimpin-pemimpin) dari kalangan kamu. Kemudian jika kamu berbantah-bantah (berselisihan) dalam sesuatu perkara, maka hendaklah kamu mengembalikannya kepada (Kitab) Allah (Al-Quran) dan (Sunnah) RasulNya – jika kamu benar beriman kepada Allah dan hari akhirat. Yang demikian adalah lebih baik (bagi kamu), dan lebih elok pula kesudahannya.

وَمَاكَانَلِمُؤْمِنٍوَلَامُؤْمِنَةٍإِذَاقَضَىٱللَّهُوَرَسُولُهُۥٓأَمْرًاأَنيَكُونَلَهُمُٱلْخِيَرَةُمِنْأَمْرِهِمْۗوَمَنيَعْصِٱللَّهَوَرَسُولَهُۥفَقَدْضَلَّضَلَٰلًامُّبِينًا  ﴿٣٦﴾ الأحزاب

36. Dan tidaklah harus bagi orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan – apabila Allah dan RasulNya menetapkan keputusan mengenai sesuatu perkara – (tidaklah harus mereka) mempunyai hak memilih ketetapan sendiri mengenai urusan mereka. Dan sesiapa yang tidak taat kepada hukum Allah dan RasulNya maka sesungguhnya ia telah sesat dengan kesesatan yang jelas nyata.

Kongsikan kepada yang lain
Share

anjang

Seorang hamba Allah yang sedang berusaha mendapatkan rasa takutkan Allah dan rindukan Nabi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *